Detail Cantuman Kembali
UJI DISOLUSI KOKRISTAL MELOXICAM-ASAM MALONAT YANG DIBUAT DENGAN METODE KRISTALISASI ANTISOLVEN
Meloxicam merupakan salah satu obat anti-inflamasi non steroid (OAINS) yang banyak digunakan pada gangguan muskuloskeletal dan sendi seperti ostheoarthritis dan rheumatoid arthritis. Meloxicam termasuk dalam Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II, yang mempunyai kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi. Obat yang sukar larut dalam air menimbulkan kesulitan dalam pengembangan bentuk sediaan farmasi karena kelarutan dalam air yang terbatas, laju disolusi yang lambat, dan bioavailabilitas yang rendah. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan upaya untuk meningkatkan laju disolusi dari meloxicam. Salah satu cara untuk mengatasi kelarutan yang rendah tersebut adalah dengan teknik kokristalisasi, merupakan metode potensial untuk meningkatkan bioavailabilitas obat dengan kelarutan dalam air yang rendah. Pembentukan kokristal melibatkan penggabungan zat aktif obat dengan koformer yang dapat diterima secara farmasi dalam kisi Kristal dan dapat berikatan melalui ikatan hidrogen diantara keduanya. Asam malonat merupakan senyawa yang dapat digunakan sebagai koformer karena memiliki gugus karboksilat, sehingga diharapkan dapat membentuk ikatan hidrogen dengan gugus karbonil pada meloksikam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan laju disolusi meloxicam dengan pembentukan kokristal meloxicam-asam malonat (1:1) dengan metode kristalisasi antisolven.
Hasil uji disolusi dari meloxicam, campuran fisik meloxicam-asam malonat, dan kokristal meloxicam-asam malonat didapatkan hasil efisiensi disolusi pada menit ke 30 (ED_30) dari masing-masing sampel, pada meloxicam didapatkan nilai ED_30 sebesar 3,51%, campuran fisik meloxicam-asam malonat 5,44%, dan kokristal meloxicam-asam malonat 90,25%. Selanjutnya dilakukan perhitungan slope dari menit ke 0 sampai dengan menit 15 dengan hasil meloxicam 0,141, campuran fisik meloxicam-asam malonat 0,220 dan kokristal meloxicam-asam malonat 3,923. Dari hasil statistika menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) one way menunjukkan ED_30 dan slope meloxicam berbeda bermakna pada α = 0,05 dengan kokristal meloxicam-asam malonat.
Kata Kunci: Meloxicam, asam malonat, kokristal, antisolven, uji disolusi
SEPTI DWI NARULITA - Personal Name
6B.S-Far Nar u 11-19
6B.S-Far Nar u 11-19
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2019
Surabaya
xiv, 63p.; ill.; tab.; 30cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







